Wahai menantuqu,
Aq hanyalah seorang IBU yang berbicara atas nama diriqu sendiri dengan melihat putriqu sebagai istrimu n engkau sebagai menantuqu. bila engkau membaca pesan ini semoga engkau melihat pula bayang wajah ibu yang telah mengandung n melahirkanmu, berdiri bersamaqu tepat dihadapanmu.
Wahai Menantuku,
Bukankah engkau sudah berjanji akan menjadi IMAM dunia akherat tuk putriqu. bukankah engkau juga telah bersumpah tuk membawanya hingga ke baka n memberinya satu tiket ke SURGA.
Wahai Menantuku,
Bila ada klemahan dari istrimu n seribu lagi keburukan yang dilakukannya akibat klemahan n juga karena kekurangan darinya, bukankah menjadi TUGASMU tuk mendidik'y skarang, begitu yg sharusnya.
Wahai Menantuku,
Diajarkan kepadamu oleh Nabi Rasul Allah bahwa seorang suami tak boleh membiarkan MATA ISTRI'Y BASAH walau hanya serupa TETESAN EMBUN dini hari. bukankah engkau sebagai suami'y yg harus melindungi'y dgn rasa tentram n aman. maka berikanlah Keteduhan bagi jiwa'y....
Wahai Menantuku,
Engkau SUAMI yang dipilih Tuhan untuk PUTRIQU, bersabarlah terhadap istrimu n tetaplah bersikap LEMAH LEMBUT pada'y. Bukankah engkau Menikahi'y atas nama Tuhanmu maka Sayangi n peliharalah istrimu dgn jalan Allah SWT....
Wahai Menantuqu,
Sebagian besar penghuni Neraka adalah PEREMPUAN n itu disebabkan mereka DURHAKA trhadap suaminya, maka Selamatkanlah istrimu dari DOSA yang lebih besar. bukankah nantipun engkau akan ditanya tentang tanggung jawab bagaimana kau mengurus mereka n menjaga jalan surga tuk bisa di lalui oleh yang harus kau bawa serta.
Wahai Menantuqu,
Engkau di ijinkan menghukum istrimu sewajarnya namun janganlah mengenai wajahnya n jangan pula menyentuh tubuh'y hingga meninggalkan jejak luka. Janganlah menghardiknya dgn kata2 Kasar n Umpatan yg merendah kan seolah engkau turut menistakan dirimu sendiri sebab ia juga adalah PAKAIANMU. .muly.aventis@facebook.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar